Lebih suci dan benar dari artis [yang dituduh] porno!!
Ada satu ungkapan terkenal dari Isa Al Masih yang kira-kira kalau coba saya bahasakan dalam kondisi sekarang menjadi begini :
“Siapa yang merasa tidak berdosa, mari kita caci maki artis yang kita lihat di video porno itu”
Yah, melihat realita artis yang dituduh menjadi pelakon video porno seperti Ariel, Luna Maya, Cut Tari, Aura Kasih, BCL dan lainnya, terkadang saya berpikir situasi seperti menjadi tidak fair sama sekali bagi mereka. Satu sisi mereka belum tentu pelaku video porno itu namun pada sisi lain dunia maya telah seolah-olah memojokkan mereka bahwa mereka lah pelaku dalam video tersebut.
Bumbu cerita yang ditambah-tambahkan seperti berita kehilangan laptop Ariel, berita rumah Ariel kemalingan, berita handphone Ariel kemalingan, ditambah puluhan berita lainnya menunjukkan bahwa jagad maya telah dikendalikan oleh sumber-sumber berita “panas” dan sangat disukai oleh sejumlah orang-orang yang mencari berita tersebut.
Berita tersebut akhirnya menjadi kebenaran sementara yang diakui banyak orang. Tidak sampai di situ, file video porno artis-artis tersebut menjadi buruan bagi setiap pengguna jagad maya di dalam negeri bahkan sampai di luar negeri. Pengunjung nyasar dengan keyword ariel, luna maya, cut tari, dll mencapai ratusan pada blog romailprincipe.wordpress.com, hal itu menunjukkan keinginan kuat mencari video hot artis yang bersangkutan.
Banyak juga yang memojokkan artis-artis tersebut, bahkan mereka diistirahatkan dari satu stasiun tivi karena alasan image stasiun tivi tersebut. Situasi sudah sedemikian kisruh yang diikuti dengan pemanggilan artis-artis yang bersangkutan oleh polisi.
Jika memang benar mereka pelaku, atau jika memang ada penyebar video yang tidak bertanggung jawab, atau memang ada pendosa yang begitu menjijikkan bagi kita, satu hal sederhana yang terpikirkan :
Apakah saya lebih bersih dan lebih suci daripada mereka?
Salam Romailprincipe

Menjawab pertanyaan anda di akhir tulisan: Iya, saya lebih bersih dibandingkan dengan mereka yang tampil di video itu. Walaupun tentu saja saya ndak 100% bersih, apalagi suci.
Tapi itu bukan alasan pembenar buat saya untuk menghujat mereka. Jangankan menghujat, membicarakannya pun saya malas.