Gajiku, Gajimu dan Gaji di Indonesia
Gaji
Beberapa hari ini saya sering aktif di situs penyedia informasi layanan kerja. Memberi informasi buat teman-teman, sekaligus melihat perkembangan dunia usaha khususnya bagi pencari kerja. Saya memperhatikan beberapa kali perusahaan tidak mencantumkan gaji yang akan diberikan kepada pencari kerja, hal ini mungkin dikarenakan alasan internal. Saya kemudian teringat oleh survey gaji 2009 yang dilakukan oleh Kelly service (silahkan di donlot). Segera saya memperhatikan kepada bidang pekerjaan saya dan membandingkan dengan standar gaji di lingkungan kerja. Ternyata survey Kelly Service ini sudah lumayan akurat, kalaupun ada pembeda itu dalam hal working experience saja, maklum saya tidak begitu mengetahui gaji atasan dan rekan lain yang bekerja di atas 2 tahun.
Gaji bidang Logistik 2008/2009
Kelly Service menyatakan untuk pendidikan Diploma (Shipping & Warehouse Assistant) dengan pengalaman kerja 1-3 tahun mendapatkan range salary 2.000.000 – 4.000.000. Sedangkan sarjana (Warehouse Supervisor) dengan pengalaman kerja 3-5 tahun berada pada range salary 4.500.000-7.000.000, Operation Excecutive dan Shipping Supervisor mendapatkan 3.000.000-5.000. Menarik, dalam level Supervisor ternyata Warehouse dan Shipping memiliki range Salary yang berbeda, padahal pada level Assistant range salary nya sama. Hal ini kemungkinan dikarenakan pekerjaan di warehouse mengkoordinir banyak orang dibandingkan dengan di bagian Shipping.
Gaji Warehouse Manager (pengalaman 4-5 tahun) berada pada angka 12.000.000-17.000.000 dan Distribution Manager (6-7 tahun) 16.000.000-25.000.000. Sekarang saya bingung untuk menjelaskan perbedaan Warehouse Manager dengan Distribution Manager, ada yang bisa menjelaskan? Apa perbedaan tugas dan tanggung jawab Warehouse Manager dan Distribution Manager? Kelly Service mendeskripsikan jika Warehouse Manager lebih memanage ke arah Warehouse (Internal), sedangkan Distribution Manager sampai ke arah memesan barang dan mengirimkan ke outlet tepat waktu dan tepat kuantitas (Eksternal?), setuju dengan pengertian ini?
Level Manager ini lumayan juga range salary nya, untuk di Jakarta sudah cukup untuk cicil Mobil, Cicil rumah (KPR kali ya?), biaya hidup, Asuransi, Kirim ke keluarga dan saving 15%-20%. Gimana para pekerja logistik? Standar gaji nya pas, kurng atau terlalu tinggi? Pandangan saya mungkin pas, jika meleset mungkin realisasinya lebih di bawah standar yang diberikan. Gimana yang lain?
Gaji 2010 (PNS dan Guru)
Sepertinya tahun 2010 akan terjadi peningkatan gaji signifikan untuk Pegawai Negeri Sipil dan Guru. Tidak heran, gaji PNS dan guru merupakan salah satu celah menarik simpati dan dukungan pada Pilpres lalu. Sepertinya kenaikan gaji PNS dan guru akan diikuti oleh sektor swasta. Khususnya untuk guru, kabar kenaikan yang cukup signifikan tentunya dinanti oleh para “Oemar Bakri”, tetapi harapannya pungutan di sekolah-sekolah tentunya semakin berkurang karena ingat saja orangtua para murid dan puluhan juta penduduk Indonesia membayar pajak yang dialokasikan untuk pengeluaran sekolah negeri. Jadi mudah-mudahan realisasi pendidikan gratis makin mendekati iklan. Sedangkan untuk Pegawai Negeri Sipil kenaikan gaji hanya akan membebani APBN dan memperbaiki taraf hidup pegawai negeri yang jujur dan tidak pernah tersentuh dan kecipratan uang korupsi. Praktek good governance mudah-mudahan terealisasi, sehingga joke yang pernah saya kutip dari Inilah.com di link berikut tidak sungguh-sungguh terjadi. By the Way keluarga saya pensiunan PNS, sehingga mudah-mudahan juga menikmati dan bisa membeli obat-obatan yang tidak pernah bisa (atau tidak tahu caranya) untuk ditanggung melalui ASKES (program yang sudah diikuti sangat lama oleh keluarga). Kenaikan gaji PNS dan Guru mudah-mudahan terealisasi sesuai janji, dan sektor swasta juga memberikan kenaikan yang seimbang.
Tetapi jangan terbius oleh isu kenaikan gaji itu, kenaikan gaji selalu saja diikuti oleh inflasi. Misalkan pada liputan Inilah.com dan artikel inflasi menunjukkan bahwa gaji akan sangat dipengaruhi oleh inflasi yang terjadi. Ketika bekerja di luar jakarta misalkan, saya mendapatkan penghasilan sebesar X, dan kemudian karena penugasan serta hal-hal lain saya akhirnya terdampar di Jakarta, maka terasa sekali bahwa penghasilan bulanan ikut tergerus oleh tingginya pengeluaran di Jakarta.
Oleh karena itu berapapun kenaikan gaji dan pendapatan yang ada, gaya hidup dan kontrol pengeluaran adalah kata kunci nya, gaji bisa naik 2x, 3x, dst tetapi ketika gaya hidup tidak berhenti pada satu titik, maka perasaan “kurang” pada gaji yang didapat selalu ada. Segera juga melakukan adjustment antara pengasilan dengan kebutuhan serta keinginan, maka akan membuat kehidupan kita bisa seimbang. Bagaimana?
Baca Artikel Romailprincipe lain tentang Pencari Kerja
